AkhbarulYaum.com. Kabar Berita Hari Ini Piala Euro 2016- Menjelang Pertarungan Jerman vs Slovakia, aku coba menulis sosok mantan pemain dan juga mantan pelatih Jerman, Berti Vogst. Semoga tulisan ini bisa menambaha wawasan para pecinta sepak bola di negeri ini.
BERTI VOGST
Hans Hubert Vogts yang dilahirkan pada, 30 Desember 1946 di Kota Büttgen, adalah kota kecil dari bagian kota Kaarst Büttgen yag terletak di Negara bagian North Rhine – Westphalia, Jerman Barat.
Hans Hubert Vogst, semasa kecil mempunyai nama panggilan Berti. Berti kecil sejak kecil sudah suka bermain-main dengan si kulit bundar, pada tahun 1954, saat usianya menginjak sekitar 7 tahun, Berti masuk Club VfR Büttgen, dan disanalah dia belajar dan melatih talentanya mengolah si kulit bundar hingga tahun 1965, dan kemudian dia dilirik oleh Club besar yang selalu meramaikan Bundes Liga yaitu Borussia Mönchengladbach.
![]() |
| Ilustrasi permainan sepakbola |
Sepanjang kariernya di Bundes Liga memperkuat Club Borussia Mönchengladbach, Berti Vogst menempati posisi Right-side Defender atau Bek Kanan. Sebagai pemain belakang yang mempunyai tangung jawab menahan dan mematahkan serangan lawan yang akan membobol gawang yang dipertahankannya, menjadikan Berti, begitu lugas dalam menghalau bola-bola dari kaki lawannya, ole karena itu kemudian pada tahun 1967, sudah dipercaya untuk memperkuat Timnas Jerman hingga tahun 1978.
Berti Vogst, adalah pemain utama yang dipercaya oleh Club Borussia Mönchengladbach, hingga begitu lama dia bermain di Club ini sejak tahun 1965 hingga tahun 1979. Dan selama memperkuat Timnas Jerman, hubungan pertemanan Berti Vodst dengan Franz “der Kaizer” Beckenbauer terjalin cukup baik, hingga pada tahun 1990 dipromosikan untuk melatih Timnas Jerman mengantikan Faranz Beckenbauer yang saat itu dipercaya sebagai pelatih Timnas Jerman.
Mempertahankan setiap jengkal wilayah yang menjadi tanggungjawabnya, menjadi pertarungan sengit yang tidak akan pernah bisa terlupakan saat pada tahun 1974, di final World Cup yang diadakan di kota Munchen, bertarung seru dengan pemain flamboyan dari negara kincir angin Belanda, yaitu Johan Cruyff. Dimana saat itu Timnas Jerman mengalahkan Timnas Belanda dan berhasil memboyong World Cup sebagai prestasi tertinggi sepakbola dunia.
Perjalanan karier Berti Vogst yang dijuluki “Der Terrier”, baik saat memperkuat Club Borussia Mönchengladbach ataupun Timnas Jerman, telah menjadikan dirinya manusia yang penuh tangung jawab, baik didalam maupun diluar lapangan, hingga pada tahun 1979 – 1990, dipercaya untuk menangani Timnas Jerman U21, sebelum akhirnya dipercaya untuk menjadi asisten sahabatnya Franz Beckenbaur menangani Timnas Jerman dari tahun 1986 – 1990.
Kemudian barulah sejak tahun 1990 – 1998, Berti Vogst dipercaya untuk menangani Timnas Jerman sebagai Pelatih Utama, yang membawa perjalanan Timnas Jerman mengalami turun naik. Dan saat Berti Vogst menangani Timnas Jerman, aku sudah menetap dinegeri ini dan tentu saja mengikuti perkembangan dan perjalanan Timnas Jerman yang kebetulan adalah Timnas yang selalu aku dukung, dari dalam negerinya sendiri, sehingga aku menjadi faham bagaimana naik dan terpuruknya serta puja-puji dan caci maki masyarakat Jerman terlontar.
Berti Vogst telah membawa Timnas Jerman sebagai runner-up pada EURO Cup 1992, dan menjadi juara pada EURO Cup 1996 sebagai prestasi tertinggi selama dia menangani Timnas Jerman. Berti Vogst juga membawa Timnas Jerman. Dua kali berturut turut hanya sampai babak seperempat final pada World Cup 1994 dan 1998.
Puja dan pujian begitu bergemuruh meneriakkan namanya saat Timnas Jerman yang kala itu dikapteni oleh Jurgen Klinsman dan Golden Goal yang fenomenal dari sundulan Oliver Bierhopf, pada 1996 yang membawa Timnas Jerman menggondol pulang Trophy EURO Cup ke tanah air.
Tetapi hujatan dan makian begitu bertubi-tubi yang datang dari para penggiat sepakbola dan masyarakat Jerman, menyalahkan Berti Vogst yang juga membawa Timnas Jerman dalam keterpurukkan. Juga masalah yang terjadi didalam tubuh organisasi sepakbola Jerman, yaitu DFB (Deutsche Fussball Bund), membuat Berti Vogst, pada September 1998, menyatakan mengundurkan diri sebagai Kepala Pelatih Timnas Jerman.
Kemudian pada tahun 2000 -2001, Berti Vogst menangani Club Bayern Leverkusun sebagai pelatih sebelum akhirnya pada 2001 – 2002, melatih Timnas Kuwait dan kemudian terbang ke Scotlandia untuk menangani Timnas Scotlandia dari 2002 – 2004.
Karena kariernya sebagai pelatih tidak membawa prestasi yang begitu baik saat menangani beberpa Timnas negar-negara diluar Jerman, membuat Berti Vogst rehat beberapa saat dan kembali pada 2007, menangani Timnas Nigeria sampai 2008 sebelum akhirnya terbang ke negara Azerbaijan hingga 2012, dan dinegeri inilah Berti Vogst sempat berucap “Saya tidak melihat masa depan”.
Akhirnya pada 2014, Berti Vogst menemani Jurgen Klinsmann yang dulu pernah diasuhnya di Timnas Jerman, dan sekarang malah membantunya sebagai Penasihat sekaligus pelatih pisik Timnas USA, hingga saat ini.
- Mang Juned -

0 comments:
Post a Comment