Informasi Berita Harian Terbaru Terkini

Aku, Jerman dan Sepakbola

Beberapa kali aku diberi kesempatan untuk mengunjungi negeri Perancis yang sangat dikenal dan menjadi kiblat bagi para perancang busana dunia, parfum dan juga dikenal dengan banyaknya Chateu yang memproduksi minuman jenis Wine.
Selain juga dikenal dengan kulinernya, olahan masakan dapur Perancis sangat lezat-lezat dan kaya bumbu seperti halnya masakan Italia dan Spanyol yang sangat terkenal bukan hanya di Eropa, tetapi juga di dunia.
Perancis, Italia dan Spanyol, bukan hanya terkenal karena kiblatnya perancang busana dan minyak wangi atau masakannya, tetapi tiga negara itu sangat terkenal dengan olah raga sepakbola dan semuanya pernah menyandang gelar Juara Dunia dan Juara Eropa.
Tentu saja kalau masalah sepakbola, Jerman prestasinya melebihi ketiga negara itu, baik untuk Kejuaraan Dunia atau Kejuaraan Eropa, walau untuk masalah fashion, minyak wangi atau olahan masakan, Jerman tidak sebaik ketiga negara itu.
Aku pecinta sepakbola Jerman, bukan karena aku pernah tinggal di Jerman dan memperisteri seorang wanita Jerman, tetapi semenjak aku muda, aku sudah menjadi pendukung setia Klub Borussia Dortmund dan Timnas Jerman, semasa Gerhard aMüllertau lebih dikenal dengan panggilan Gerd Müller yang dijuluki “Bomber” dan Franz Beckenbaur yang mempunyai julukan “Der Kaizer” (Kaisar) karena gaya bermain sepakbolanya yang begitu elegan.
Gerhard “Gerd” Müller yang lahir pada, 3 November 1945, adalah seorang “striker” dalam posisinya, baik saat memperkuat Klub atau memperkuat Timnas. Gerd Müller pernah menjaringkan 68 goal dalam 62 pertandingan Internasional memperkuat Timnas Jerman. Kemudian selama memperkuat Klub pada Kejuaran Klub Eropa, Gerd Müller telah berhasil menjaringkan 66 goal dalam 74 pertandingan. Sedangkan selama 15 tahun memperkuat Bayern München (Munich), dia berhasil menjaringkan 365 goal dalam 427 pertandingan.
Franz Beckenbauer atau dikenal dengan julukan “Der Kaizer” (Kaisar), dilahirkan pada, 11 September 1945, adalah seorang libero dalam posisinya dan juga adalah sebagai pemimpin dilapangan. Franz Beckenbaeur dan Gerd Müller adalah legenda sepakbola dunia yang tidak bisa dilupakan kiprahnya.
Dan sebut saja nama-nama seperti Rudi Voeller, Thomas , Müller, Andreas (Andi) MMüller, Jurgen Klinsman, Oliver Bierhopf, sampai pada masanya Michael Ballak, Miroslav Klosse, Lukas Podolski, Philip Lahm, dan yang saat ini sedang memperkuat Timnas Jerman di Kejuaraan EURO 2016, diantaranya Thomas Müller (yang diprediksi bakal menjadi Top Scorrer), Mario Götze, Mesut Özil, Bastian Schweinsteiger, Sami Khedira, adalah nama nama yang memperkuat Timnas “Der Panzer” Jerman.
Mungkin masih belum lupa dengan penjaga gawang Jerman yang melegenda Sepp Meier, Bodo Illgner, Andreas Köpke, Kevin Trapp, dan yang fenomenal Oliver Kahn, serta penjaga gawang saat ini yang terpilih sebagai penjaga gawang terbaik oleh FIFA, yaitu Manuel Neuer.
Aku tinggal di kota Mannheim sekitar 7 tahun dan sebelumnya di kota Weinheim sekitar 4 tahun lamanya. Jarak antar kota Weinheim dan Mannheim, sekitar 10 Km jauhnya dan melewati kota Viernheim, yang baru baru ini ada tragedi penembakkan didalam bioskop.
Kota Mannheim berada di Negara bagian Baden Wurtemberg Jerman, sekitar satu jam ke kota Frankfurth atau kota Stugart. Dan kota Mannheim dimana aku pernah tinggal, dekat dengan perbatasan Perancis. Hanya sekitar satu jam mengendarai mobil menuju kota Strasbourg (Ibu Kota Pemerintahan UNI Eropa), melewati kota Karlsruhe yang juga Klub-nya peserta Bundes Liga dan kota Kaiserlautern dimana juga Klub-nya bermain di Bundes Liga, yang telah melahirkan pemain Miroslav Klosse dan pernah bermain satu Klub di Kaiserlautern bersama pemain Perancis, Youri Djorkaeff dan Bixente Lizarazzu.
Beberapa kota di perancis yang pernah aku kunjungi daiantaranya, Strasbourg, Wissenbourg, Metz, Nancy, Nice, Toulouse, Lyon, Bouerdeaux dan tentunya kota paris yang telah kukunjungi beberapa kali.
Sayangnya, pada tahun 1998, dimana World Cup diadakan di Perancis, aku tidak sempat menyaksikan pesta sepak bola dunia itu secara langsung, karena kebetulan aku dan istriku sedang mengadakan liburan ke negara Yunani.
Begitu jug saat World Cup diadakan di Jerman pada 2006, aku pun tidak bisa menyaksikan pesta dunia itu, karena aku pulang dan tinggal kembali di Indonesia sejak 2004. Tetapi aku pernah merasakan riuhnya suasana kejuaraan EURO dan kejuaraan World Cup, tatkala aku masih tinggal di Jerman dan larut bersama dalam pesta kemenangan saat Jerman sebagai Juara EURO atau Juara World Cup, dan juga larut dalam kesedihan dan kekcewaan mendalam kala Jerman terhempas mengalami kekealahan.
Dan tahun ini, aku menikmati kejuaraan EURO 2016, melalui layar kaca dan asyik saling ledek dengan pendukung Timnas negara lain yang mengikuti kejuaraan EURO 2016 sekarang ini. Dan aku tetap mendukung Timnas Jerman, Timnas kebangganku, dan berharap serta yakin Jerman akan meraih Prestasi tertinggi sebagai Juara EURO 2016.
Salam buat semua pecinta sepakbola di tanah air.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Aku, Jerman dan Sepakbola

0 comments:

Post a Comment